Lanjut Syahrul, sebagai pelaksana pihaknya tentu mengikuti permintaan konsumen sesuai kontrak yang sudah ditandatangani.
“Ini supaya konsumen puas dengan hasil kerja kami,”ungkapnya.
Selain itu kata Syahrul, pengambilan sejumlah material bangunan juga lumayan jauh.
“Kalau material lain kayak pasir,batu split dibeli dari Molobog, ada juga dibeli dari Kotamobagu dan Bitung. Sementara kosen pintu pakai kayu jati kelas 1,sebelum dipasang kita tunggu kering dulu, dan itu beli di Kotamobagu, untuk kayu mal kita gunakan kayu kelas dua,”urainya.












