CompasBMR.com, MANADO — Suasana penuh haru menyelimuti Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (30/4/2025). Puluhan pasangan dari berbagai daerah di Sulut, termasuk dari Bolaang Mongondow Timur (Boltim), resmi mencatatkan pernikahan mereka dalam sebuah acara pencatatan perkawinan massal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulut.

Turut hadir dalam momentum istimewa ini, Bupati Boltim Oskar Manoppo, SE., MM., yang secara langsung menjadi saksi atas prosesi pencatatan nikah sejumlah pasangan asal Boltim. Di sisi lain, Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., juga bertindak sebagai saksi mewakili pemerintah provinsi.
Acara yang digelar oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sulut ini bukan hanya sekadar seremoni administratif, tetapi menjadi momen penting dalam kehidupan para pasangan, yang selama ini belum sempat secara hukum mengesahkan pernikahan mereka. Dalam balutan pakaian rapi dan wajah-wajah penuh kebahagiaan, mereka resmi menyandang status sebagai suami dan istri.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menyampaikan pesan menyentuh kepada para pengantin baru. Ia berharap cinta dan kesetiaan akan menjadi fondasi utama dalam kehidupan rumah tangga mereka.
“Selamat kepada semua pasangan. Semoga cinta yang hari ini disahkan, tumbuh dan menguat hingga akhir hayat. Jangan lupa, administrasi yang sah itu sangat penting untuk hak-hak kalian di masa depan,” ujar Gubernur Yulius, mengingatkan pentingnya legalitas pernikahan.

Ketua TP-PKK Sulut, Ny. Anik Yulius Selvanus, yang turut hadir, juga memberikan selamat secara langsung kepada setiap pasangan. Ia menyebut program ini sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap keluarga-keluarga yang belum memiliki legalitas formal dalam rumah tangga mereka.
Bupati Oskar Manoppo menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulut yang telah memfasilitasi pencatatan nikah massal, terutama bagi warga Boltim. “Kami sangat berterima kasih. Ini bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi dalam mewujudkan kepastian hukum dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Tak hanya para pejabat, kegiatan ini juga dihadiri kepala daerah dari sejumlah kabupaten/kota serta kepala dinas Dukcapil se-Sulut. Bagi banyak pasangan, hari itu menjadi lembaran baru dalam kehidupan mereka, sekaligus pembuka jalan menuju masa depan yang lebih pasti dan terlindungi secara hukum.
Driks












