BOLMONG – Beredarnya edaran salah satu camat melalui aplikasi pesan whatsapp yang memerintahkan sangadi untuk memobilisasi warganya untuk mengikuti pendaftaran calon Limi Mokodompit dan Welty Komaling membuat heboh sebagian masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).
Menurut Tokoh Pemuda Bolmong, Nasran Makalunsenge bahwa ada dua kemungkinan yang bisa disimpulkan dari edaran tersebut yakni inisiatif camat atau pimpinan dari camat tersebut. Patut di duga karena faktor tersebut.
“Saya berpandangan ada dua kemungkinan yang patut kita diduga. Kemungkinan yang pertama, edaran yang sifatnya mengajak tersebut dilakukan atas inisiatif camat,” ujar Elang
Lebih lanjut Elang menambahkan, “kemungkinan kedua atas perintah pimpinan camat. Siapa pimpinan camat, ya pejabat bupati,” katanya.
Namun Penjabat (Pj) Bupati Bolmong Jusnan C Mokoginta
mengatakan bahwa edaran itu adalah informasi sesat yang tidak benar. Bahkan ia menegaskan jika memang benar ada bawahannya yang mengedarkan informasi tersebut maka ia tak segan-segan “mengeksekusi” sampai ke ranah hukum.
“Informasi ini sesat. Beritahu siapa yg memobilisasi massa itu. Kalau dari aparat Pemda sampai Sangadi saya langsung yang “eksekusi” sampai ke ranah hukum,” tegasnya.
Pun kata Jusnan ia baru saja mengnonaktifkan salah satu aparatur sipil negara atau ASN dari Pemda Bolmong yang terindikasi terlibat dalam pemasangan APK Limi Mokodompit.
“Katakan jika memang itu bawahannya maka besok saya langsung bawah ke APH (Aparat Penegak Hukum),” kata Jusnan kembali menegaskan.
Sebelumnya, setelah pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Yusra Alhabsy dan Donny Lumenta, rabu 28 Agustus 204 pukul 20.00 beredar wa yang tertulis,
“Selamat malam bapak dan ibu Sangadi….
Sehubungan dengan pendaftaran Calon Bupati DR. Ir. Limi Mokodompit, MM pada besok hari, mohon bantuannya untuk memobilisasi masyarakat simpatisan yang akan ikut serta mendampingi beliau untuk berkumpul di Mongkonai jam 8 pagi. Terima kasih.***(awi)












