CompasBMR.com – Tujuan Musrenbang Kabupaten Boltim 2023 memiliki empat poin penting. Demikian penyampaian.
Kepala BAPPELITBANGDA Kabupaten Bolaang Mongondow timur (Boltim) Ir Jems Kinontoa,
“Pertama menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan dengan mengacu pada arah kebijakan pembangunan prioritas pemerintah daerah dan sasaran pembangunan Pemprov Sulut,kedua mampu mengakomodasi usulan pembangunan yang telah disampaikan oleh masyarakat kepada Pemkab, ketiga mampu mempertajam indikator atas kinerja program dan kegiatan prioritas Pemda di tahun 2023 dan terakhir menyepakati prioritas pembangunan daerah dalam pelaksanaan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan,”terangnya belum lama ini.
Kata Jems, hal ini tentu disesuaikan dengan visi Bolaang Mongondow Timur tahun 2021-2026, dimana terwujudnya daerah yang aman,berbudaya dan sejahtera melalui sinergitas pembangunan perdesaan,
“Misinya tentu meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan budaya dan pariwisata yang berkearifsn lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berwawasan lingkungan,”ungkapnya.
Lanjut Jems, adapun tema pembangunan tahun 2023 Pemda Boltim fokusnya pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan budaya dan pariwisata serta berkelanjutan pembangunan infrastruktur pelayanan dasar.
Sementara yang menjadi program prioritas tahun 2023 ada 5, diantaranya peningkatan pendidikan untuk sumberdaya manusia yang berkualitas, peningkatan pelayanan fasilitas kesehatan tingkat pertama, pemenuhan akses cakupan layanan air minum dan sanitasi layak, peningkatan kualitas lingkungan melalui penyediaan sarana dan prasarana pengelolaan persampahan dan pembangunan budaya dan pariwisata melalui pengembangan agrowisata,perikanan dan penguatan UMKM serta Koperasi terutama di pedesaan.
Selain itu capaian indikator Makro pembangunan daerah tahun 2020-2021, pencapaian sasaran mikro pembangunan seperti GR poin capaian tahun 2020 : 0,34 sementara 2021 : 0,37, tingkat pengangguran tahun 2020 : 6,13 turun menjadi 5,99, Indeks pembangunan manusia (IPM) capain 2020 : 65,99 persen tahun 2021 naik 66,55 persen saat ini naik menjadi 0,56 persen, untuk tingkat kemiskinan tahun 2020 : 5,88 persen tahun 2021 naik 6,10 persen.
Pada tahun 2023 nanti sasaran makro pembangunan daerah mulai dari pertumbuhan ekonomi target 2022 : 3 persen tahun 2023 : 3,18 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) target 2022 : 66,40 persen, 2023 : 66,80 persen, tingkat pengangguran terbuka target 2022 : 6,10 persen tahun 2023 : 6 persen, tingkat kemiskinan target tahun 2022 : 5,8 persen tahun 2023 : 5,65 persen dan Gini Ratio ketimpangan targetnya tahun 2022 : <0,4 tahun 2023 : <0,4.
Disisi lain menjadi isu strategis Budaya dan Pariwisata mempunyai 10 sasaran mulai dari pengembangan sektor ekonomi produktif bagi peningkatan ekonomi masyarakat dan penguatan kelembagaan kepariwisataan; peningkatan kualitas kelembagaan koperasi; pengembangan kewirausahaan dan unggulan kompetitif UKM; Pengembangan industri kecil dan menengah; pembinaan dan pengembangan usaha perdagangan, peningkatan sarana dan prasarana,SDM, Investasi dan pengelolaan pariwisat; Pengembangan pemasaran pariwisata; Pengembangan destinasi pariwisata, pengelolaan keragaman budaya; dan Pengembangan nilai budaya dan pengelolaan kekayaan budaya.
Sedangkan isu strategis pelayanan dasar sasarannya antara lain : Peningkatan akses pelayanan kesehatan dasar dan rujukan yang berkualitas; Peningkatan pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender; Peningkatan pemenuhan hak seluruh masyarakat mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas mulai tingkat PAUD, Pendidikan Dasar, SMP,SMA dan Perguruan tinggi; Peningkatan pelaksanaan pemberdayaan pasangan usia subur melalui kursus serta proses perencanaan dan penganggaran; Penanggulangan kemiskinan kabupaten; Peningkatan penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu; Peningkatan peran serta masyarakat dalam pembangunan daerah; Peningkatan penanganan terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS); Peningkatan kualitas serta prestasi pemuda dan olahraga; Pengembangan sistem penanggulangan Bencana yang responsif,transparan dan akuntabel; Peningkatan kesepesertaan Masyarakat dalam BPJS.
Red
Facebook Comments Box
Post Views: 118












