BOLTIM, COMPASBMR.COM-Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari penerimaan pajak dan retribusi, baru mencapai angka Rp2.224.073.044 atau 19,52 persen dari total target PAD sebesar Rp11.392.570.697.00.
Seharusnya memasuki akhir triwulan tiga tahun anggaran 2022, capaian target PAD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), minimal sudah diatas 60 atau 70 persen, ini bukti bahwa kinerja SKPD teknis belum sesuai ekspektasi Bupati Sam Sachrul Mamonto.S.Sos.M.Si, sehingga perlu di evaluasi.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Boltim, Wiwiek Kurnia Buchari.SE, merinci dari target penerimaan pajak sebesar Rp 9.358.185.906,00 yang baru terealisasi sampai saat ini sebesar Rp 2.100.969.144,00 atau 22,45 persen.
“Sedangkan untuk penerimaan Retribusi dari jumlah target sebesar Rp 2.034.384.791,00 yang terealisasi sebesar Rp. 123.103.900,00 atau 6,05 persen,”kata Wiwik, Kamis 25 Agustus 2022.
Senada dikatakan Kepala Bidang Perencanaan dan Evaluasi Pendapatan Daerah, Fadlun Alhabsyi, bahwa dari jumlah sembilan penerimaan pajak yaitu pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, PPJ, sarang burung walet, galian C, PBB dan BPHTB belum satupun yang mencapai hingga 100 persen.
“Saat ini untuk keseluruhan pajak tersebut belum ada yang mencapai target 100 persen. Adapun baru Pajak Penerangan Jalan (PPJ) saja yang saat ini sudah di angka 81,73 persen dan yang lain seperti pajak restoran serta reklame di angka 73 persen,” jelasnya.
Lanjut Fadlun, capaian penerimaanpajak keseluruhan biasanya terlihatpeningkatannya saat akhir tahun dan saat ini pihaknya terus menggenjot agar bisa tercapai target,
“Realisasi pajak keseluruhan ini biasanya akan meningkat di akhir tahun seperti pajak hotel, PBB, serta pajak-pajak lainnya,”tambahnya. (*)












