BOLTIM,CompasBMR.com–Tradisi malam pasang lampu atau malam monuntul mulai disemarakkan oleh umat Islam.
Khusus di desa motongkad utara para pemuda karang taruna yang bekerja sama pengurus dewan kemakmuran masjid (DKM), memasuki H-7 ramadhan 1443 hijriah, mulai memasang ratusan lampu botol dan lampu pijar untuk terangi bukit masjid Jabal Nur.
Ratusan lampu botol disusun rapi diikat dengan kawat kemudian di gantung pada kayu dan bambu sebagai penahannya.
Budiarto Mamonto ketua DKM Masjid Jabal Nur Motongkad Utara mengatakan pemasangan lampu botol ini swadaya dari para pemuda sendiri serta sedikit bantuan donasi dari sahabat Rahman Salehe.
Tradisi monuntul atau menyalakan lampu ini merupakan tradisi lama yang diperkirakan ada sejak Agama Islam masuk ke Gorontalo, sekitar abad XVI hingga kini menjadi tradisi masyarakat, pun sampai sekarang menyebar hingga ke tanah Provinsi Sulawesi Utara yang dibawah oleh suku Gorontalo yang telah menetap.
Selain Masjid Jabal Nur tersebut saat ini dihalaman Masjid Sultan Ibrahim yang baru ditempati untuk salat oleh warga masyarakat setempat pada ramadhan 1443 Hijriah tahun ini, juga diterangi ratusan lampu botol.
Diketahui sepanjang jalan kampung motongkad bersatu juga pada masing masing depan rumah warga juga diterangi lampu botol, dengan tujuan untuk memperindah kampung serta menambah nilai religius diakhir bulan suci ramadan 1443 Hijriah.
Red












