Compasbmr.com, Boltim – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menargetkan penurunan angka stunting menjadi 18,8% pada tahun 2025.
Saat ini, berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2023, prevalensi stunting di Boltim masih berada di angka 28,4%.
Wakil Bupati Boltim, Argo Sumaiku, menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan langkah strategis yang membutuhkan kerja sama dari semua pihak.
Hal ini disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di Hotel Sutanraja, Kotamobagu, Kamis (13/3/2025).
Dalam pertemuan tersebut, dibahas juga pelaksanaan Tahap 1 Aksi Konvergensi Stunting, yaitu Analisis Situasi, yang menjadi dasar bagi langkah-langkah intervensi ke depan.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi dari Universitas Katolik De La Salle Manado, pejabat tinggi Pemkab Boltim, serta peserta lainnya.
Dengan target penurunan hampir 10% dalam satu tahun, menurutmu apakah langkah-langkah yang diambil Pemkab Boltim sudah cukup realistis?
(Myesha)












