Boltim, COMPASBMR.COM-Menindaklanjuti edaran Kemendikbud RI, pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) sudah mengintruksikan para pendidik di masing-masing sekolah untuk mendaftar Calon Guru Penggerak (CGP).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Yusri Damopolii.S.Pd.M.M mengatakan saat ini baru sekitar 60 guru SD dan SMP yang sudah mendaftar Calon Guru Penggerak (CGP).
“Mereka (CGP) mendaftar lewat link dari Kemdikbud RI,”ujarnya, Senin (26/09/22).
Menurutnya, program ini sangat baik untuk menambah kompetensi para guru sehingga wajib mereka ikuti.
“Iya, ini wajib bagi tenaga pendidik ASN dan non ASN ikuti, namun prioritas guru ASN. Persyaratannya minimal sudah 5 tahun bekerja dan umur maksimal 55 tahun,”ungkap Damopolii.
Dia menjelaskan, ini adalah program perdana dari Kemendikbud RI, dan nanti yang menentukan peserta CGP lulus yakni pihak Kementerian bukan Pemkab Boltim,
“Untuk Boltim kita target 100 peserta guru penggerak, sehingga saya minta untuk para CGP agar serius mengikuti program ini dan mengisi tahapan dalam link Kemendikbud RI, harus teliti agar bisa lulus sesuai harapan,”pintanya.
Lanjut Yusri, tugas utama mereka (CGP) adalah sebagai agen perubahan bagi sesama pendidik. Kemudian ketika lulus nanti mereka akan diberi pembekalan berupa Diklat dan pendampingan oleh pihak Kemendikbud RI,
“Soal anggaran dibebankan di Kemendikbud RI, dan melekat di kegiatan yang mereka (guru penggerak) ikuti. Dan mereka juga tak diberi honor,”ucapnya
Informasi batas pendaftaran calon guru penggerak (CGP) ini sampai 30 September, sehingga dia mengajak para guru yang ikut untuk memaksimal sisa waktu yang ada. (*/ik)












