Tutuyan, CompasBMR.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, didampingi Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, secara resmi melepas kontingen Pesparani Katolik Kabupaten Boltim yang akan mengikuti Pesta Paduan Suara Rohani (Pesparani) Katolik Daerah Pertama Tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Pelepasan berlangsung di Kantor Bupati Boltim pada Senin (17/11/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Oskar memberikan pesan khusus kepada peserta yang akan berlaga. Ia mengingatkan para peserta agar bertanding dengan hati, bernyanyi dengan penuh iman, serta menjaga kekompakan dan sportivitas selama perlombaan.
“Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar bertanding dengan hati, bernyanyilah dengan iman, dan tetap menjaga kekompakan serta sportivitas,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen Boltim tidak sekadar mengincar prestasi semata, tetapi juga menjadi wujud tanggung jawab untuk membawa nama baik daerah.
“Tujuan utama kita bukan hanya meraih prestasi, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dengan penuh hormat dan keteladanan,” tambahnya.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Boltim dalam mendukung pengembangan seni dan budaya rohani, khususnya di kalangan masyarakat Katolik.
Menurutnya, kegiatan seperti Pesparani memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan di daerah.
“Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur tentu memberikan dukungan penuh dan berharap agar keikutsertaan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan seni budaya rohani Katolik di daerah kita,” ucapnya.
Usai memberikan motivasi, Bupati secara resmi melepas kontingen untuk mengikuti ajang Pesparani tingkat Provinsi Sulawesi Utara, dengan harapan mereka dapat tampil maksimal dan memberikan yang terbaik bagi daerah.
Kegiatan pelepasan ini juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Boltim, tenaga ahli Bupati, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.
Pesta Paduan Suara Rohani Katolik (Pesparani) merupakan ajang seni rohani yang melibatkan berbagai kontingen dari kabupaten/kota di Sulawesi Utara.
Ajang ini penting untuk mempererat persaudaraan sekaligus menjadi ajang pengembangan bakat seni dan keagamaan dalam masyarakat.(*/Red)












