BOLTIM, CompasBMR.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Bupati Oskar Manoppo, SE., MM., bersama Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, menambah kuota BPJS Kesehatan sebanyak 6.000 peserta.
Langkah ini dilakukan dalam rangka mendukung program Universal Health Coverage (UHC), sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 tentang perubahan atas Perpres 82 Tahun 2018 mengenai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kepala Dinas Sosial Boltim, melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Fakir Miskin, Judi Hartono, S.KM., menjelaskan bahwa penambahan kuota tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Bupati Oskar Manoppo.
“Tujuannya untuk mewujudkan UHC tanpa masa tunggu atau Non Cut Off, sehingga masyarakat yang sudah terdaftar langsung bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus menunggu aktivasi,” ujar Hartono, Rabu (14/5/2025).
Menurutnya, percepatan kepesertaan BPJS Kesehatan Non Cut Off menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, pemerintah daerah telah menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa untuk segera memperbarui data kependudukan masyarakat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
“Pemdes diminta untuk melakukan update data, terutama terkait nama dan NIK yang tidak valid. Data yang sudah diperbaiki tersebut harus dikembalikan ke Dinas Sosial paling lambat 12 Mei,” jelasnya.
Namun, hingga saat ini, data yang dimaksud belum sepenuhnya diterima oleh Dinas Sosial. Hal ini disebabkan oleh padatnya aktivitas Pemerintah Desa dan Pemkab Boltim dalam menangani bencana banjir yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
“Meski begitu, kami terus mendorong percepatan proses ini agar pelayanan kesehatan gratis dapat segera dinikmati oleh seluruh masyarakat Boltim,” tambah Hartono.
Dengan penambahan kuota BPJS ini, Pemerintah Boltim berharap seluruh warga, khususnya yang kurang mampu, bisa mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak dan cepat. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus mengawal program UHC demi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (Dricks)












