Bupati Yusra Alhabsy Soroti Dugaan Manipulasi Dokumen Kelulusan PPPK 2024

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLMONG, CompasBMR.com- Masalah keabsahan dokumen kelulusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) tahun 2024 mulai menjadi sorotan publik. Sejumlah calon PPPK yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ternyata tidak memenuhi persyaratan utama, yakni pengalaman kerja minimal dua tahun sebagai tenaga honorer.

Dugaan praktik manipulasi dokumen pun mencuat. Dokumen berupa Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang semestinya dikeluarkan secara ketat oleh kepala sekolah atau kepala puskesmas, justru diduga diberikan kepada calon PPPK tanpa verifikasi yang memadai. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar terhadap integritas proses rekrutmen.

Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, menanggapi serius persoalan tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk menelusuri potensi penyimpangan dalam pendaftaran PPPK di lingkup pemerintahan daerah. Menurutnya, pengangkatan PPPK seharusnya dilakukan secara profesional dan berlandaskan pada kompetensi, bukan karena hubungan kedekatan pribadi.

Baca Juga:  Kembali Resahkan Warga, Mabes Polri Diminta Turun Lapangan Tindak Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal Mintu Atoga Boltim 

“Kita butuh orang-orang yang benar-benar paham dan profesional di bidangnya. Bukan sekadar mendapatkan SPTJM karena dekat dengan kepala sekolah atau kepala puskesmas,” ujar Yusra dalam pernyataan resminya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa jika ditemukan bukti pelanggaran, maka pemerintah daerah tidak akan ragu untuk memberikan sanksi tegas. Ia menyebut, kepala sekolah maupun kepala puskesmas yang terbukti memberikan SPTJM secara tidak sah akan diberhentikan dari jabatannya. Selain itu, kelulusan PPPK yang bersangkutan akan dibatalkan.

“Kepala sekolah atau kepala puskesmas yang memberikan SPTJM tanpa dasar yang sah akan dipecat, dan kelulusan PPPK-nya akan dibatalkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Komisi III DPRD Bolmong turut angkat bicara. Mereka meminta Bupati dan Wakil Bupati untuk mengevaluasi kinerja oknum di instansi terkait, khususnya di Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, yang dinilai lalai dalam menjalankan tugas secara profesional.

Baca Juga:  Penertiban Tambang Rakyat di Boltim Dinilai Butuh Solusi Nyata

Dengan mencuatnya kasus ini, masyarakat Bolmong berharap proses seleksi PPPK dapat kembali pada koridor yang semestinya—adil, transparan, dan bebas dari praktik manipulasi.

(Tamsir)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Penertiban Tambang Rakyat di Boltim Dinilai Butuh Solusi Nyata
Kembali Resahkan Warga, Mabes Polri Diminta Turun Lapangan Tindak Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal Mintu Atoga Boltim 
PMI Boltim dan Pemda Boltim Sinergi Salurkan Air Bersih ke Desa Dodap Saat Musim Kemarau
Rosita Lepas Dukungan untuk Arjuna dan Giselle, Wakili Boltim di Grand Final Nyong-Noni Sulut
Pemda Boltim Tepis Issue Video Damkar di Motongkad, Sebut Mobil Sedang Antre Isi Air
Bupati Oskar Manoppo Turun Tangan, Pemkab Boltim Hentikan Sementara Aktivitas Tambang di Permukiman Desa Lanut
Stok Beras Saat Musim Kemarau Kabupaten Boltim Masih Aman
Polres Boltim Serius Selidiki Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Desa Atoga Timur

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:36 WIB

Kembali Resahkan Warga, Mabes Polri Diminta Turun Lapangan Tindak Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal Mintu Atoga Boltim 

Senin, 21 September 2026 - 18:23 WIB

PMI Boltim dan Pemda Boltim Sinergi Salurkan Air Bersih ke Desa Dodap Saat Musim Kemarau

Jumat, 18 September 2026 - 20:15 WIB

Rosita Lepas Dukungan untuk Arjuna dan Giselle, Wakili Boltim di Grand Final Nyong-Noni Sulut

Senin, 14 September 2026 - 20:30 WIB

Pemda Boltim Tepis Issue Video Damkar di Motongkad, Sebut Mobil Sedang Antre Isi Air

Sabtu, 12 September 2026 - 19:23 WIB

Bupati Oskar Manoppo Turun Tangan, Pemkab Boltim Hentikan Sementara Aktivitas Tambang di Permukiman Desa Lanut

Berita Terbaru

Boltim

UPTD KPH Perkuat Pengawasan HPT Mintu Boltim

Senin, 5 Okt 2026 - 00:16 WIB