Manado, CompasBMR.com — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) bersama Wakil Gubernur Victory Mailangkay (VM) tengah menjadi sorotan publik menyusul beredarnya sejumlah isu viral di media sosial. Beberapa oknum aktifis atau akun medsos diduga memanfaatkan situasi tersebut untuk menggerakkan opini politik tertentu.
Namun di balik klaim dan opini, kinerja nyata gubernur menunjukkan kerja keras dan prestasi yang terukur setelah enam bulan menjabat. Gubernur YSK dikenal dengan gaya kepemimpinan tegas, disiplin, dan berkomitmen.
Salah satu bukti kerja nyata yang dilakukan oleh Gubernur adalah pembersihan danau Tondano dari sampah enceng gondok yang sudah mencapai realisasi 90 persen.
Program ini cukup banyak mendapat apresiasi karena efek positifnya bagi lingkungan dan masyarakat sekitar danau.
Selain itu, Gubernur juga memastikan penyerahan SK bagi 23.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sudah dilantik.
Ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menata sumber daya manusia di pemerintahan daerah agar semakin efektif dan profesional.
Sektor pertanian juga mendapat perhatian serius, ditandai dengan realisasi bantuan traktor kepada petani di beberapa kecamatan di Sulut.
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di daerah, yang selama ini masih menghadapi berbagai kendala produktivitas.
Di bidang infrastruktur, Gubernur YSK juga melakukan perbaikan jalan rusak yang segera ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dengan dana APBD perubahan yang baru disahkan.
Selain itu, pasokan listrik ke wilayah Pangi Gangga yang sebelumnya belum optimal kini sudah langsung menyala sehingga meningkatkan kenyamanan dan aktivitas masyarakat.
Perbaikan sarana umum juga menjadi perhatian, seperti pembersihan kolam renang di Sario yang mulai menghasilkan kondisi lebih bersih dan nyaman untuk masyarakat.
Langkah-langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup warga Sulut.
Patut mendapat sorotan adalah kerja sama erat antara Pemerintah Provinsi Sulut dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menuntaskan kasus-kasus korupsi yang ada tanpa pandang bulu.
Komitmen ini penting untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
Gubernur YSK menegaskan bahwa yang jujur akan dilindungi dan yang bersalah harus bertanggung jawab sesuai hukum berlaku. “Ya, yang jujur akan kita lindungi dan mereka yang bersalah harus terima konsekuensinya,”Tegasnya, kepada media belum lama ini.
Publik di Sulut saat ini tengah menunggu prestasi lain yang dijanjikan oleh Gubernur YSK yang dikenal sebagai pribadi pekerja keras dan tegas dalam memimpin.
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tapi juga menata aparatur dan penegakan hukum yang adil, menjadi indikator keseriusan gubernur dalam melayani masyarakat.
Kendati ada gelombang viral terkait isu politik, fakta menunjukkan bahwa pemerintahan YSK-VM jauh dari klaim negatif tersebut.
Tercatat sejumlah capaian di berbagai sektor dalam waktu relatif singkat yang memperlihatkan kesungguhan dan hasil kerja yang bisa dipertanggungjawabkan.
Menurut pengamat politik lokal, viralnya isu di medsos lebih merupakan akibat dari dinamika politik daerah menjelang tahun-tahun politik, tetapi imbasnya mendorong publik untuk kritis menilai berdasarkan fakta kerja, bukan sekadar opini.
Dengan berbagai pembuktian kerja yang sudah dilakukan, Gubernur YSK-VM menunjukkan kualitas kepemimpinan yang matang dan fokus pada kemajuan Sulawesi Utara.
Publik diharapkan dapat melihat kinerja berdasarkan fakta, sehingga dukungan dan evaluasi terhadap pemerintah daerah bisa lebih obyektif.(**/Red)












