BOLTIM, CompasBMR.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, Moh Rezhah Mamonto, S.Kom, menekankan pentingnya digitalisasi dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dalam pelatihan Digital Talent Scholarship Government Transformation Academy (GTA) yang digelar oleh BPSDMP Kominfo Manado, Rezhah menyampaikan bahwa UMKM merupakan penyumbang lebih dari 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta membuka banyak peluang usaha di daerah.
“Sebanyak 75 persen warga Boltim saat ini merupakan pengguna aktif media sosial melalui handphone. Ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah melek digital,” ujar Rezhah, Rabu (8/5/2025) ketika Pelatihan UMKM Lantai III Kantor Bupati.
Ia menjelaskan bahwa media sosial menjadi sarana promosi produk yang jauh lebih terjangkau dibandingkan media konvensional. “Kalau dulu pasang iklan di koran itu mahal biayanya. Sekarang dengan modal HP dan internet, siapa saja bisa promosi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rezhah mengatakan bahwa promosi digital juga memungkinkan pelaku usaha untuk mengukur efektivitas pemasaran dengan lebih mudah. “Interaksi dengan pelanggan lebih cepat, dan jangkauan pasarnya lebih luas,” jelasnya.
Menurut dia, pelaku UMKM yang telah bertransformasi ke platform digital umumnya mengalami peningkatan penjualan yang signifikan. Kunci utamanya, kata Rezhah, adalah percaya diri dan tidak takut bersaing.
“Pasar konvensional makin sempit dan kompetitif. Jadi kita tidak cukup hanya punya produk yang bagus. Tanpa strategi pemasaran digital, UMKM akan sulit bersaing dan berkembang,” ucapnya.
Rezhah menegaskan bahwa pemasaran digital kini menjadi kunci untuk bertahan, bertumbuh, dan naik kelas. Ia pun mengapresiasi pelatihan yang digelar dan didukung penuh oleh Bupati Boltim, Oskar Manoppo, serta Wakil Bupati Argo V. Suamiku.
“Apalagi peserta pelatihan akan mendapatkan akses aplikasi digital secara gratis dari BPSDMP Manado. Semoga ini memberikan manfaat besar bagi para pelaku UMKM di Boltim,” pungkasnya. (Dricks)












