Motongkad, CompasBMR.com – Pemerintah Desa Motongkad Utara, Kecamatan Motongkad, Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bersama Tim Penggerak PKK serta kader Posyandu melaksanakan kegiatan pendistribusian Makanan Tambahan B3 (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) kepada kelompok sasaran rentan.
Sebanyak 63 paket makanan tambahan berhasil disalurkan secara langsung kepada para penerima manfaat guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah desa dan Tim Penggerak PKK dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi bayi, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Pendistribusian dilakukan dengan rincian: 45 paket untuk bayi dan balita, 8 paket untuk ibu menyusui (Busui), serta 10 paket untuk ibu hamil (Bumil).
Ketua Tim Penggerak PKK Desa Motongkad Utara,Hajidah Agow menyampaikan bahwa pemberian makanan tambahan ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan gizi kelompok rentan, sekaligus sebagai upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu serta anak.
Stunting masih menjadi tantangan serius di berbagai wilayah Indonesia, sehingga program seperti ini sangat penting untuk memutus mata rantai masalah gizi buruk sejak dini.
“Kami berharap bantuan makanan tambahan ini dapat memberikan manfaat bagi bayi, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui sehingga kesehatan dan status gizi mereka semakin baik. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara PKK, kader Posyandu, dan pemerintah desa dalam mendukung program kesehatan masyarakat,” ujarnya dengan penuh harapan.
Makanan Tambahan B3 dirancang dengan prinsip beragam, bergizi, seimbang, dan aman, sehingga mampu memenuhi kebutuhan nutrisi esensial bagi kelompok sasaran.
Bahan-bahan yang digunakan dipilih secara hati-hati untuk memastikan nilai gizi yang optimal dan tidak mengandung zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Motongkad Utara bersama Tim Penggerak PKK dan kader Posyandu terus berkomitmen mendukung program peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat.
Sinergi antara ketiga elemen ini menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.
Kader Posyandu memainkan peran vital dalam kegiatan ini, mulai dari identifikasi penerima manfaat yang tepat hingga monitoring dampak pemberian makanan tambahan terhadap status gizi kelompok sasaran.
Mereka juga memberikan edukasi kepada ibu-ibu tentang pentingnya gizi yang baik selama masa kehamilan dan menyusui.
Pemerintah desa berharap program ini dapat berkelanjutan dan bahkan dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas.
Dengan dukungan penuh dari seluruh pihak, Desa Motongkad Utara diharapkan dapat menjadi contoh daerah yang berhasil dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Kegiatan pendistribusian ini ditutup dengan harapan besar bahwa setiap paket makanan tambahan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan pertumbuhan generasi muda Desa Motongkad Utara.(Dede)












