Tutuyan, CompasBMR.com – Kepolisian Resort (Polres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) membantah tudingan tutup mata atas aksi pengrusakan lingkungan di kawasan hutan Gunung Garini, Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan. Mereka mengerahkan puluhan personel Sat Reskrim untuk operasi penertiban dan penindakan terhadap oknum pelaku Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Operasi Selasa (12/5/2026) itu berhasil mengamankan 10 alat berat jenis ekskavator yang sedang aktif beroperasi. Alat-alat tersebut langsung dilingkari garis polisi (police line) untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.
Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, SH, M.Si, menjelaskan kepada awak media bahwa penertiban PETI Gunung Garini ini dilatarbelakangi laporan masyarakat.
“Kami langsung tindaklanjuti laporan warga. Di lokasi, ditemukan 10 unit ekskavator yang melakukan PETI, dan semuanya kami police line untuk penyidikan. Saat ini, kami pendalami keterlibatan oknum pelaku,”ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, Polres Boltim belum mengungkap identitas pasti pemilik alat berat tersebut.
Penyelidikan dan pengumpulan data masih berlangsung untuk mengungkap jaringan PETI di kawasan hutan lindung tersebut.(**)












