Motongkad, CompasBMR.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ketahanan Pangan Motongkad di Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, tengah gencar kembangkan budidaya ikan bandeng dan ikan nila di air payau. Pelepasan bibit bandeng tahap pertama digelar Sabtu ini, dengan target produksi mencapai 50 ton per tahun.
Ketua BUMDes Pononotokan, Meky Manppo, ungkap bibit bandeng tahap satu dibanderol Rp100-150 ribu per unit. Target pelepasan mencapai 250-300 ribu ekor per tahun.
“Bibit tahan di keramba hingga satu bulan untuk adaptasi air payau, baru dilepas ke danau. Dengan tingkat kelangsungan hidup 50 persen, estimasi panen 50 ton per tahun atau 150 ribu ekor pada ukuran tiga ekor per kilogram,”jelasnya, Rabu (25/2/2026).
Ikan nila jadi komoditas pendukung dengan target 30 ribu ekor per tahun. Keramba pembibitan terletak 30 meter dari rumah penjaga, terpisah dari proyek jembatan. Selain pelepasan, BUMDes juga penangkaran 15 ribu ekor ikan.
“Kami coba 15 ribu ikan ini, mana perkembangan lebih baik: yang dilepas atau dipenangkaran dengan pakan tambahan,”tambah Meky.
“Insyaallah, saat pelepasan kami undang Bupati untuk dukung inisiatif budidaya ikan bandeng Boltim ini,”lanjutnya.
Pengembangan ini berpotensi ekspansi ke sektor pertanian, sejalan program ketahanan pangan nasional. Kegiatan BUMDes Pononotokan dijadikan pilot project pemberdayaan ekonomi desa.
Kepala Desa Motongkad, Fresly Mokodompit, berharap suksesnya BUMDes berdampak positif bagi masyarakat.
“Jika usaha BUMDes sukses, roda ekonomi desa pasti meningkat. Kami selalu dukung setiap kegiatan BUMDes Pononotokan,”ungkapnya. (*/ik)












