Sebanyak 1.298 Warga Boltim Mulai Menerima BSU dari Kementerian Tenaga Kerja

Selasa, 1 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boltim, COMPASBMR.COM – Kabar gembira bagi masyarakat yang ada di Wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, sesuai informasi namanya terdaftar yang sudah melalui verifikasi dan validasi segera menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari Kementrian Tenaga Kerja RI.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Boltim, Harun Manoppo mengatakan penerima BSU ini adalah mereka yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Tenaga Kerja.

“Hanya yang namanya terdaftar di Kementrian Tenaga Kerja, itu yang dapat BSU,”ujar Harun Manoppo.S.Hut, saat dikonfirmasi Senin (1/11/22) melalui WhatsApp Pribadi.

Menurutnya, di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur nama penerima BSU yang keluar dari Kementerian Tenaga Kerja sebanyak 1.298 orang.

“Menerima BSU ini hanya mereka yang aktif, kalau tak aktif nda dapat dan perorang menerima Rp 600.000, hanya sekali menerima penyaluranya melalui Bank BRI unit Kotabunan,”jelas Manoppo.

Baca Juga:  Penertiban Tambang Rakyat di Boltim Dinilai Butuh Solusi Nyata

Diketahui para penerima bantuan ini adalah mereka kalangan masyarakat sipil yang berbeda profesi mulai dari petani, nelayan, ibu rumah tangga, ASN serta non ASN atau tenaga harian lepas (THL) guru.

Menurut juga informasi sebelumnya sudah ada masyarakat Boltim yang mulai menerima Bantuan Subsidi Upah tersebut.

“Iya saya sudah menerima BSU ini sejak bulan lalu. Itu melalui Bank BRI unit Kotabunan dan ditransfer melalui rekening pribadi,”kata Oliv warga Boltim. 

Terkait itu khusus tenaga guru non-ASN kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas) Boltim, Yusri Damopolii mengatakan yang nama mereka keluar sebagai penerima BSU waktu dekat ini akan kumpul.

“Saat ini kami sementara rancang, insyaallah waktu dekat diundang semua guru honor,”ujarnya.

Baca Juga:  Kembali Resahkan Warga, Mabes Polri Diminta Turun Lapangan Tindak Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal Mintu Atoga Boltim 

Lanjut Yusri, pihaknya juga sudah komunikasi dengan pihak BPJS ketenagakerjaan.

“Saat ini ada 530 guru honorer dan mereka harus jadi peserta. Nanti dari pihak BPJS Ketenagakerjaan akan memberi penjelasan terkait hal itu,”tambahnya. (ik)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Penertiban Tambang Rakyat di Boltim Dinilai Butuh Solusi Nyata
Kembali Resahkan Warga, Mabes Polri Diminta Turun Lapangan Tindak Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal Mintu Atoga Boltim 
PMI Boltim dan Pemda Boltim Sinergi Salurkan Air Bersih ke Desa Dodap Saat Musim Kemarau
Rosita Lepas Dukungan untuk Arjuna dan Giselle, Wakili Boltim di Grand Final Nyong-Noni Sulut
Pemda Boltim Tepis Issue Video Damkar di Motongkad, Sebut Mobil Sedang Antre Isi Air
Bupati Oskar Manoppo Turun Tangan, Pemkab Boltim Hentikan Sementara Aktivitas Tambang di Permukiman Desa Lanut
Stok Beras Saat Musim Kemarau Kabupaten Boltim Masih Aman
Polres Boltim Serius Selidiki Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Desa Atoga Timur

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:36 WIB

Kembali Resahkan Warga, Mabes Polri Diminta Turun Lapangan Tindak Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal Mintu Atoga Boltim 

Senin, 21 September 2026 - 18:23 WIB

PMI Boltim dan Pemda Boltim Sinergi Salurkan Air Bersih ke Desa Dodap Saat Musim Kemarau

Jumat, 18 September 2026 - 20:15 WIB

Rosita Lepas Dukungan untuk Arjuna dan Giselle, Wakili Boltim di Grand Final Nyong-Noni Sulut

Senin, 14 September 2026 - 20:30 WIB

Pemda Boltim Tepis Issue Video Damkar di Motongkad, Sebut Mobil Sedang Antre Isi Air

Sabtu, 12 September 2026 - 19:23 WIB

Bupati Oskar Manoppo Turun Tangan, Pemkab Boltim Hentikan Sementara Aktivitas Tambang di Permukiman Desa Lanut

Berita Terbaru

Boltim

UPTD KPH Perkuat Pengawasan HPT Mintu Boltim

Senin, 5 Okt 2026 - 00:16 WIB