Yusri Minta CGP Maksimal Sisa Waktu Pendaftaran

Senin, 26 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boltim, COMPASBMR.COM-Menindaklanjuti edaran Kemendikbud RI, pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) sudah mengintruksikan para pendidik di masing-masing sekolah untuk mendaftar Calon Guru Penggerak (CGP). 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Yusri Damopolii.S.Pd.M.M mengatakan saat ini baru sekitar 60 guru SD dan SMP yang sudah mendaftar Calon Guru Penggerak (CGP).

“Mereka (CGP) mendaftar lewat link dari Kemdikbud RI,”ujarnya, Senin (26/09/22). 

Menurutnya, program ini sangat baik untuk menambah kompetensi para guru sehingga wajib mereka ikuti.

“Iya, ini wajib bagi tenaga pendidik ASN dan non ASN ikuti, namun prioritas guru ASN. Persyaratannya minimal sudah 5 tahun bekerja dan umur maksimal 55 tahun,”ungkap Damopolii.

Dia menjelaskan, ini adalah program perdana dari Kemendikbud RI, dan nanti yang menentukan peserta CGP lulus yakni pihak Kementerian bukan Pemkab Boltim,

Baca Juga:  Kembali Resahkan Warga, Mabes Polri Diminta Turun Lapangan Tindak Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal Mintu Atoga Boltim 

“Untuk Boltim kita target 100 peserta guru penggerak, sehingga saya minta untuk para CGP agar serius mengikuti program ini dan mengisi tahapan dalam link Kemendikbud RI, harus teliti agar bisa lulus sesuai harapan,”pintanya.

Lanjut Yusri, tugas utama mereka (CGP) adalah sebagai agen perubahan bagi sesama pendidik. Kemudian ketika lulus nanti mereka akan diberi pembekalan berupa Diklat dan pendampingan oleh pihak Kemendikbud RI,

“Soal anggaran  dibebankan di Kemendikbud RI, dan  melekat di kegiatan yang mereka (guru penggerak) ikuti. Dan mereka juga tak diberi honor,”ucapnya

Informasi batas pendaftaran calon guru penggerak (CGP) ini sampai 30 September, sehingga dia mengajak para guru yang ikut untuk memaksimal sisa waktu yang ada. (*/ik)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Penertiban Tambang Rakyat di Boltim Dinilai Butuh Solusi Nyata
Kembali Resahkan Warga, Mabes Polri Diminta Turun Lapangan Tindak Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal Mintu Atoga Boltim 
PMI Boltim dan Pemda Boltim Sinergi Salurkan Air Bersih ke Desa Dodap Saat Musim Kemarau
Rosita Lepas Dukungan untuk Arjuna dan Giselle, Wakili Boltim di Grand Final Nyong-Noni Sulut
Pemda Boltim Tepis Issue Video Damkar di Motongkad, Sebut Mobil Sedang Antre Isi Air
Bupati Oskar Manoppo Turun Tangan, Pemkab Boltim Hentikan Sementara Aktivitas Tambang di Permukiman Desa Lanut
Stok Beras Saat Musim Kemarau Kabupaten Boltim Masih Aman
Polres Boltim Serius Selidiki Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Desa Atoga Timur

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:36 WIB

Kembali Resahkan Warga, Mabes Polri Diminta Turun Lapangan Tindak Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal Mintu Atoga Boltim 

Senin, 21 September 2026 - 18:23 WIB

PMI Boltim dan Pemda Boltim Sinergi Salurkan Air Bersih ke Desa Dodap Saat Musim Kemarau

Jumat, 18 September 2026 - 20:15 WIB

Rosita Lepas Dukungan untuk Arjuna dan Giselle, Wakili Boltim di Grand Final Nyong-Noni Sulut

Senin, 14 September 2026 - 20:30 WIB

Pemda Boltim Tepis Issue Video Damkar di Motongkad, Sebut Mobil Sedang Antre Isi Air

Sabtu, 12 September 2026 - 19:23 WIB

Bupati Oskar Manoppo Turun Tangan, Pemkab Boltim Hentikan Sementara Aktivitas Tambang di Permukiman Desa Lanut

Berita Terbaru

Boltim

UPTD KPH Perkuat Pengawasan HPT Mintu Boltim

Senin, 5 Okt 2026 - 00:16 WIB