Boltim, COMPASBMR.COM-Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), mulai pengusulan ratusan tenaga non-ASN untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ke Kementerian Pendayaguaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) RI.
Kepala BKPSDM Boltim, Muhammad Rezha Mamonto mengatakan pengusulan rekrutmen tenaga kerja non ASN menjadi PPPK di Boltim, karena untuk sementara ini Pemerintah pusat belum membuka rekrutmen ASN, sehingga dasar itulah pihaknya mengusulkan ke pemerintah pusat.
“Iya,kita masih butuh tenaga kerja sekitar tiga ribuan orang, setelah dipotong jumlah ASN, masih ada sisa kebutuhan sebanyak 709 PPPK. Makanya kita usulkan PPPK ke pusat untuk pemenuhan kebutuhan daerah,”kata Rezha kemarin.
Menurut dia, jumlah yang diusulkan pihaknya sementara ini di pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan saja dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja non ASN di tingkat pemerintah Kabupaten.
“Kita prioritas rekrutmen PPPK yang sudah mengabdi beberapa tahun di daerah.
Kita berharap, teman-teman yang masih berstatus honorer dapat terakomodir, terangkat statusnya melalui pengangkatan PPPK ini,”ujarnya.
“Pengangkatan tenaga P3K ini juga untuk membuka lapangan kerja kepada masyarakat Boltim yang hari ini masih banyak yang butuh pekerjaan,”tambahnya (*/red)












