Motongkad Utara, CompasBMR.com — Pemerintah Desa Motongkad Utara, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, menggelar rembug stunting sekaligus Musyawarah Desa (Musdes) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026, Kamis (21/8/2015), di Balai Pertemuan Umum.
Kegiatan tersebut dihadiri Tenaga Ahli Bupati selaku koordinator, Dian Anggraini Mamonto, Muhammad Kodri Posuma, Sangadi Abdul Haris Mokoagow, Kasie PMD Kecamatan Motongkad Rahmat Mokoagow, Lembaga BPD, aparat desa, guru PAUD, tokoh masyarakat, kelompok tani, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan.
Dalam musyawarah, berbagai program prioritas dibahas, mulai dari peningkatan gizi masyarakat hingga pembangunan infrastruktur di setiap dusun. Kepala Desa Motongkad Utara, Abdul Haris Mokoagow, menegaskan bahwa program gizi menjadi fokus utama dalam upaya percepatan penurunan stunting.
“Kami menargetkan penyediaan makanan bergizi 4 sehat 5 sempurna selama 14 hari berturut-turut, serta peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak,” ujar Sangadi Abdul Haris Mokoagow.
Sementara itu Tenaga Ahli Bupati Ibu Dian Anggraini Mamonto berharap program visi misi Bupati dan wakil Bupati dapat dimaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. “Kami menyampaikan pesan Pak Bupati Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Argo Suamiku agar program mereka yang sudah diselaraskan dengan program Pak Presiden Prabowo sesuai Asta Cita ke enam yang membangun dari desa kiranya dimaksimalkan tahun 2026 nanti,”Jelasnya turut diaminkan TA lainnya Kodri Posuma.
Selain itu, sejumlah program sosial juga masuk dalam usulan, antara lain beasiswa, santunan duka, rehabilitasi rumah layak huni (RLTH), penguatan pemuda dan keagamaan, serta pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Di sektor pendidikan, masyarakat mengusulkan perbaikan atap PAUD, pengadaan seragam dan tiang bendera, serta penyediaan sarana air bersih melalui pemasangan pipa. Adapun untuk kebutuhan Posyandu, diusulkan pengadaan alat tensi darah, timbangan bayi dan balita, tempat tidur ibu dan anak, serta peningkatan kesejahteraan kader.
Usulan pembangunan juga datang dari tiap dusun. Warga Dusun I meminta pembangunan MCK, polindes, jalan Molatoy, serta drainase dan saluran air. Dusun II mengusulkan pembangunan drainase, gudang gabah, serta penanganan longsoran jalan. Di Dusun III, warga menekankan kebutuhan air bersih, drainase, serta meter PDAM. Sementara Dusun IV mengusulkan pembangunan tanggul, MCK, dan motor pengangkut sampah.
Musyawarah yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini berjalan lancar. Hasilnya akan menjadi dasar penyusunan RKPDes 2026 yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung visi-misi Bupati Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Argo Vinsensius Sumaiku (OPPO–ARGO), khususnya program nasional percepatan penurunan stunting.
(Muh. Dede)












