Boltim, COMPASBMR.COM-Sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah pesisir Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Provinsi Sulawesi Utara, sangat kekurangan tenaga aparatur sipil negara (ASN), sementara di wilayah pegunungan begitu membludak.
Sejumlah guru pegawai di SMP Satap Desa Bai mengatakan di sekolah mereka saat ini sangat membutuhkan sejumlah guru mata pelajaran (Mapel).
“Sekolah kami sudah lama tak ada guru Penjaskes, PKN dan Seni Budaya,”ujarnya, Kamis (10/11/22) kepada awak media ini.
Menurut sejumlah guru pegawai tersebut, sebelumnya ada guru kontrak namun saat usai ikut pengangkatan PPPK dan lulus langsung minta pindah.
“Jadi untuk menyiasati agar terpenuhi semua jam mata pelajaran di tiga rombel kami bagi tugas mengajar mapel lain yang bukan jurusan kami. Kasihan siswanya kalau tak belajar,”ujar sejumlah guru.
Mereka juga menyayangkan sikap sejumlah oknum guru PPPK yang lulus kala itu, kelihatan hanya memanfaatkan sekolah ini namun ketika sudah jadi mereka langsung minta pindah. Padahal belum sama sekali mengajar.
“Sekolah ini hanya mereka jadikan batu loncatan saja.
Yang minta pindah ini mengaku-mengaku orangnya Pak Bupati dan Wakil Bupati. Trus kami orangnya siapa ?,”ungkapnya sedikit kesal.
Ternyata lanjut mereka (guru) yang minta pindah tersebut rata-rata ke wilayah Kecamatan Modayag bersatu dan menurut informasi guru paling membludak itu SMP di Liberia.
“Bahkan banyak kedapatan masih jam kerja dengan pakaian dinas pergi belanja ke area pertokoan di Kotamobagu,”,ujs
“ASN itu kan sudah disumpah dan siap ditempatkan dimana saja termasuk tempat tugasnya jauh dari keluarga, Semoga saja tahun ini guru yang lulus seleksi pegawai di SMP Bai tak seperti mereka yang lalu,”tambah mereka.
Sebelumnya kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Boltim, Yusri Damopolii.S.Pd mengatakan setiap penempatan guru di suatu sekolah sudah sesuai kajian teknis,
“Iya penempatan guru di suatu sekolah sudah tentu sesuai kebutuhan dan permintaan setiap sekolah,”ungkapnya.
Berikut Daftar Khusus Formasi Guru SD, SMP Wilayah Pesisir :
– 10 Guru Bahasa Indonesia
– 7 Guru Bahasa Inggris
– 6 Guru Matematika
– 26 Guru Penjaskes
– 5 Guru PKN
– 3 Guru IPA
– 4 Guru IPS
– 11 Guru Seni Budaya
– 3 Prakarya dan Kewirausahaan
– 9 Guru TIK
– 8 Guru Bimbingan Konseling
– 16 Guru Agama Kristen
– 18 Guru Agama Islam
– 39 Guru Kelas SD
(ik)












